Saya, Ariel PeterPan dan Video Mesum Itu

Juni 10, 2010 at 6:51 am Tinggalkan komentar

Namun, belum saja Ariel PeterPan menjawab pertanyaan saya yang terakhir kali. Kapan dirinya akan memberikan keterangan ke publik tentang benar atau tidaknya video mesum itu dan kapan dirinya memenuhi panggilan ke Kepolisian. Tiba-tiba botol yakult melayang mengenai jidat saya. PLETOK!

Oleh : Heru Lianto

AKIBAT hujan deras yang terus turun di Jakarta membuat sejumlah jalan tergenang air dan menyebabkan kemacetan. Tak terkecuali, di Jalan Da’an Mogot, Jakarta Barat ketika saya hendak membuat SIM C baru saya yang telah lama hilang. Di mana mobil, motor dan kendaraan roda empat besar pun mengeluarkan klakson untuk saling berebutan dan mendahului kendaraan satu dengan yang lainnya. Tidak hanya itu, kemacetan di sepanjang jalan itu juga membuat saya sesak nafas akibat polusi kendaraan yang mengeluarkan asap hitam.

Tentu saja hal tersebut membuat saya jenuh dan ingin mencari tempat beristirahat sejenak. Namun tak lama kemudian, jarak beberapa meter dari kemacetan saya pun akhirnya menemukan sebuah warung kecil yang terletak di samping Hotel mewah. Ada yang membuat saya tertarik hingga mampir ke warung beratapkan seng itu. Selain aroma masakannya yang tercium bau sedap, penjual di warung itu juga begitu cantik dengan bentuk tubuhnya yang terbilang seksi. Yup, ternyata sosok wanita dengan mengenakan baju kebaya dan berperilaku ramah itu bernama Ibu Wulan.

“Maaf Mas, pesan?” ujarnya kepada saya

“Satu Cappuccino hangat dan roti bakar,” jawab saya

“Hanya itu, tidak ada yang lainnya?” ucapnya lagi

“Ya, hanya itu,” balas saya menjawab

Kemudian saya mencari tempat duduk. Di situ terlihat ada beberapa orang yang sedang asiknya menikmati masakan Ibu Wulan dengan lahap. Dan sesambil menunggu Ibu Wulan menyajikan hidangan yang saya pesan. Saya pun lantas mengeluarkan laptop dan kamera guna memindahkan foto-foto ke folder laptop yang masih tersimpan di memory card kamera saya.

Lalu selang beberapa menit setelah saya selesai memindahkannya dan ingin memasukkan laptop saya ke tas ransel, tiba-tiba saya dikagetkan dengan sosok pria berciri-ciri ; tinggi kurang lebih 170 cm, berambut hitam kelam, berhidung mancung, bermata sipit, berbaju kaos ketat, ber jam tangan dan memakai aksesoris gelang hitam.

Saya kaget bukan kepalang melihat dia dari ujung kaki sampai ujung rambut. Dalam benak hati saya, bukankah orang ini adalah Ariel PaterPan yang digosipkan telah membuat adegan mesum? Selain itu, bukankah orang ini adalah orang yang sedang dikejar dan diburu oleh para kuli tinta serta disuruh menghadap ke Kepolisian?

Kunaon Kang, salira reu ku abdi ?” ujarnya dengan senyum kepada saya dengan bahasa daerah Sunda

“ Ah, enggak. Hanya saja Anda mirip penyanyi Ariel PeterPan?” ucap saya sambil menatapnya

“Geningan sami, abdi teh emang leres Nazriel Irham, Ariel PeterPan,” jawabnya dengan nada kesal (mungkin karena saya kurang percaya apa yang dikatakan dia sebelumnya)

“Baiklah, kalau memang Anda asli PeterPan. Tolong jangan gunakan bahasa daerah, karena saya hanya mengerti sedikit-sedikit,” pinta saya kepada Ariel PeterPan.

Kemudian dia pun senyum kecil dan minta maaf kepada saya. Alasan dirinya menggunakan bahasa daerah Sunda karena dirinya telah lama tinggal di Bandung, dan tidak ingin melupakan kota kembang tersebut. Apalagi menurut Pria kelahiran Pangkalan Brandan, Sumatra Utara ini, Bandung merupakan tempat singgah dan markas untuk mencari sumber kehidupan mereka.

Entah ada angin apa dan saya juga belum mencicipi cappuccino dan roti bakar Ibu Wulan yang telah saya tunggu hampir 30 menit, dia pun menceritakan kejadian video mesum yang mirip dirinya kepada saya. “Saya pun sangat Shock sekali dengan video yang mirip dengan diri saya itu, apalagi video mesum itu telah beredar luas sampai ke penjuru dunia. Bahkan di situs jejaring sosial seperti twiter dan facebook, diri saya menjadi cemohan. Bahkan komentar-komentar pembaca berita di situs online mendjuge saya adalah penafsu sex,” tegasnya dengan nada kesal.

“Lantas mengapa anda pergi dan tidak mengklarifikasi video mesum itu. Dan bukankah kepolisian telah memanggil Anda?” tanyaku dengan nada geram.

Mata dia pun yang tadinya terlihat sipit kini berubah melotot bak keluar dari kelopak matanya. Tatapan matanya begitu tajam ke saya. Belum lagi otot-ototnya yang saat itu mulai terlihat dari kedua tangannya yang putih. Sepertinya, dia ingin sekali menerkam dan mencakar wajah saya akibat pertanyaan yang saya ajukan itu.

“Bagaimana saya bisa mengutarakan ke Kepolisian dan para pemburu berita tentang video mesum itu. Anda ingat Mas Heru dengan kejadian kasus Susno Duadji yang tadinya menjadi saksi kini bisa menjadi tersangka? Bayangkan, dia itu (Susno ;baca) Mantan Kabareskrim Komjen Polisi dan dia juga berbintang tiga. Akhirnya, masuk penjara kan? Apalagi saya, yang hanya masyarakat umum dan berprofesi sebagai artis. Untuk itu, saya tidak percaya hukum di negeri para bedebah ini,” katanya dengan nada sinis.

Saya hanya memandang bibirnya, dan sesambil menatap matanya.” Lantas bagaimana dengan para penggemar Anda yang kini telah meninggalkan dan mencaci diri Anda, bahwa Anda telah merusak moral bangsa? ” ucap saya lagi

“Moral bangsa yang mana (sambil cengengesan)? Apakah Anda yakin mulut mereka yang berbicara pura-pura tidak suka dan berbicara moral ngarol-ngidul , sedangkan di dalam hati mereka sebenarnya suka. Lalu mereka yang menghujat saya, mengapa mereka kemudian memburu video mesum itu, bahkan di tonton berungkali. Kemudian mereka yang mengerti agama seperti yang Anda anut. Apakah tidak tahu arti dari firman-firman Allah,bahwa di situ dikatakan “Sesungguhnya orang-orang yg menyenangi tersebar perbuatan keji-keji di kalangan orang-orang beriman mereka memperoleh azab yang pedih di dunia dan di akhirat,” jelasnya kepada saya

Ah, rupanya leher saya pun semakin tercekik mendengar Ariel PeterPan memberikan pesan itu kepada saya. Bukan karena dia yang sok teu berdakwah di hadapan saya, melainkan saya iri dengan kepandaiannya dia yang masih mengingat firman-firman Allah itu.

Namun, belum saja Ariel PeterPan menjawab pertanyaan saya yang terakhir kali. Kapan dirinya akan memberikan keterangan ke publik tentang benar atau tidaknya video mesum itu dan kapan dirinya memenuhi panggilan ke Kepolisian. Tiba-tiba botol yakult melayang mengenai jidat saya. PLETOK!Aduh, rupanya botol plastik itu adalah lemparan dari kekesalan bos saya yang malam ini saya belum menyajikan hidangan makanan untuknya, dikarenakan saking asiknya saya bermimpi dibungalow akibat menunggu dowload film video mesum mirip Ariel yang terlalu lama itu. Maaf Pak Bos, jangan pecat saya ya!

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

We Will Not Go Down Pembantu Vs Tuan Presiden; Siapa yang Benar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


SAVE PALESTINA


FREE PALESTINE | CONDEMN ISRAELI OCCUPATION


Juni 2010
S S R K J S M
« Apr   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Top Rated

Blog Stats

  • 12,410 hits

Tuker Link

Link to us, we did link you back :

Kolom blog tutorial

Kolom blog tutorial

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Pembaca Blog-Ku

      

Heru Lianto       

Chatt With Me

                   

Save Gaza


%d blogger menyukai ini: