Sakit Kepala

Maret 21, 2010 at 3:52 pm Tinggalkan komentar

Oleh : Heru Lianto

Kadang kala helm terbaik dan termahal yang ada didunia pun tidak bisa melindungi wajah Anda yang menarik. Dan dalam kesempatan ini, helm merupakan sebuah pengalaman  memilukan bagi Tom Suggs, seorang supir truk sampah yang begitu malang.

Waktu itu dia sedang asyik mengendarai truknya, ketika secara tiba-tiba dia merasa terbentur oleh sesuatu ledekan besar di depan bemper truknya. Lalu bisakah anda bayangkan betapa terkejut dan shock-nya Tom Suggs?

Helm yang baru saja kita bicarakan tadi tertancap begitu dalam di depan bemper truk yang tidak ada seorangpun yang tidak bisa menariknya. Apakah dia akan tetap melanjutkan perjalanannya dengan helm itu di truknya? Dan apakah ada sesosok kepala tertinggal tertinggal di dalam helm yang menancap di bemper truk tersebut? Well, I don’t wanna know….Mari kita kembali ke awal bagaimana tragedi ini bisa terjadi. Luther dan Junior, dua orang mekanik yang berasal dari dari Albama. Luther berencana akan mencoba ’kuda besi’ baru di jalan. One of those Nipponese rice-grinders, begitulah temannya menyebut motor ini. Jika motornya betul bagus, saya akan membelinya,” kata Luther

”seberapa cepat ’kuda besi’ ini?,” tanya Luther tagu kepada Junior yang juga pernah memiliki Harley- Davidson, tapi dijualnya sudah karena sudah jatuh beberapa kali.”Bro, ingat kamu belum membeli motor ini,” Junior memperingatinya.”Dan bahkan kamu juga belum bisa membawanya dengan benar,” lanjut Junior lagi.

”Hell, ngapain juga belajar? Ini kan Cuma injak kick stater, masukkan gigi dan jalan. Lagi pula kita harus test drive dulu sebelum kita membeli motor ini kan?,” jawabnya Luther meremehkan. Test drive dan melihat bagaimana performa mesin mesin, bila bagus dibeli. Itulah yang akhirnya diputuskan mereka. Untuk itu Junior berada di belakang Luther, untuk memastikan dia tidak akan melakukan tindakan gila.

Mungkin sebelumnya Luther dan Junior minum sebotol bir terlebih dulu sebelum mereka melakukan aksi test drive bunuh dirinya. Dan mungkin juga minum lebih dari beberapa botol bir. Dan ho…ho…Luther akhirnya menyalakan mesin, menaikkan gigi 1,2 dan seterusnya. Dia begitu menikmati akselarasinya multi silinder dari motor ini, raungan dari sebuah motor Jepang yang memiliki 16 katup terbuka dan tertutup.”Hati-hati dengan tikungan tajam di depan, pelan sedikit ,” kata Junior memperingati temannya. Tapi Luther merasa dia bisa melewatinya dan malah makin menancap gas. Tapi dia terlalu cepat dan akhirnya Luther kehilangan kendali sama sekali.

Hal terakhir yang Luther lihat di dunia ini adalah muka pucat milik Tom, muka yang penuh kengerian dan shock dari belakang kemudi truk. Sedangkan motor yang dikendarai Luther terbentur di bemper depan truk di jarak 5 mm pada kecepatan 200 km/jam dan hancur seperti plastik. Luther mungkin saja sudah meinggal ketika tangki bensin motornya meledak, Junior yang berada di sampingnya kemungkinan besar juga ikut terbakar meninggal. Atau mungkin juga Junior langsung pingsan dan tidak menyadari ketika tangki bensin mulai memercikkan api.

Ketika Anda menabrak sebuah truk yang berjalan 70km/jam, dan Anda pada kecepatan 200 km/jam, itu artinya tulang-tulang tengkorak Anda akan berhenti dan patah pada secara cepat. Tapi cairan dalam otak Anda akan melayang tak tentu arah, dan akan segera pecah. Memasuki 270 km/jam, otak akan hancur berserakan.

Pastinya Anda sudah mengetahui, bensin adalah bahan-bahan yang mudah meledak. Para demonstran membuat bom molotov dengan memasukkan bensin kedalam botol dan menyumpalkan kain, menyalakan dan melemparnya ke jalan atau musuh mereka. Ketika botol tersebut jatuh, akan terjadi percikan api dan ledakan yang sangat hebat.

Dan inilah yang terjadi pada Luther, Junior dan juga motor buatan Jepang tersebut, yang tidak akan pernah mereka jadi beli. Kekuatan dari ledakan dan tubrukan membuat motor mereka terlempar sampai ke depan bemper truk. Poor Luther, Poor Junior (dan kesalahan satu-satunya) dia adalah setuju berkendara bersama Luther, sewaktu melakukan aksi test drive-nya.

Polisi yang segera berdatangan rupanya mempunyai selera humornya sendiri bila tidak mau dikatakan rendah – karena itu bisa membantu mereka menangani pekerjaan seperti ini ketika meminta keterangan dari saksi mata. Ketika polisi sudah tiba di tempat kejadian, Tom Suggs masih terlihat gemetar dan muntah disisi jalan raya. Salah satu polisi melaporkan kejadian kepada atasannya lewat radio. ”Dua orang yang sedang mengendarai motor bertabrakan dengan sebuah truk sampah. Mereka berdua tampaknya menderita sakit kepala ekstrim.

Tulisan ini disalin dari penulis Mr Byron Black Jr. Beliau adalah Mantan Pembalap MotoGP era tahun 60-an. Selain itu dia adalah mantan jurnalis senior di Cycle World

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Jumadi: Tak Ada Manusia yang Sempurna Dulmatin Lenyap, Amankah Indonesia?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


SAVE PALESTINA


FREE PALESTINE | CONDEMN ISRAELI OCCUPATION


Maret 2010
S S R K J S M
    Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Top Rated

Blog Stats

  • 12,410 hits

Tuker Link

Link to us, we did link you back :

Kolom blog tutorial

Kolom blog tutorial

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Pembaca Blog-Ku

      

Heru Lianto       

Chatt With Me

                   

Save Gaza


%d blogger menyukai ini: