Bir Pletok Yang Saya Kenal

Maret 14, 2010 at 6:11 pm Tinggalkan komentar

Ketika saya hendak menutup Facebook (FB). Selang beberapa menit, teman FB saya bernama Lolly Firly membalas pesan di dinding saya, “Cobain bir pletok, di jamin langsung ngakak”. What ? Bir Pletok !

Oleh : Heru Lianto.

Ada suatu yang sangat berkesan ketika saya liburan panjang selama 3 hari berturut-turut. Dimana waktu itu saya habiskan dengan menulis artikel dan bermain di dunia maya, apalagi kalau bukan FaceBook (FB) dan Chatting di Yahoo. Terlebih lagi, saya harus menjaga Group “Orang-Orang Condet (OOC)” yang telah saya buat. Karena dikhawatirkan di group tersebut ada yang berkata atau mengirim pesan yang tidak baik alias tidak layak dibaca oleh pengunjung lainnya. Dan,  itu merupakan tanggung jawab saya sepenuhnya.

Tak peduli dengan waktu, jari ini terus mengetik hingga tugas deadline majalah selesai. Pertanda, itu juga artinya saya selesai di depan layar komputer. Namun sebelum saya menutup FB, saya pun berniat membeli bir hitam. Sampai-sampai keinginan itu saya tulis di dinding FB saya. Maklum, tugas deadline begitu berat. Jadi, saya ingin rileks dengan sekaleng bir hitam.

Ketika saya hendak menutup Facebook. Selang beberapa menit, teman FB saya bernama Lolly Firly memberi komentar di dinding saya,“ Cobain bir pletok, di jamin langsung ngakak,“ tulisnya di dinding FB saya. What? Bir Pletok!

“Dengernya aja gw udah ngakak. Apalagi minumnya. Hahaha,” jelas saya mengomentari pesannya”

“Emang blom tau? yaah jgn ngaku org betawi kl blom minum bir pletok! “ tambahnya balas mengingatkan saya.

Wow, melihat komentar balasan Lolly, terakhir itu saya pun merasa terkejut. “Masa iya, bir pletok saja saya tidak tahu , bukankah itu sama saja dengan bir oplosan !” ucap saya sedih dalam hati. Setahu saya bir oplosan memang relatif lebih murah, namun hasil yang diperoleh-teler maupun halusinasi-relatif sama.

Takut merasa salah komentar mengenai bir pletok, maka saya kirim pesan ke teman saya yang kebenaran adalah salah satu sahabat saya yang seprofesi dengan saya. Dia bernama Stanley-seorang wartawan kontributor di tabloid otomotif salah satu milik group Jawa Pos.

“Melly (sapaan akrabnya), bir pletok sama tidak dengan bir oplosan,” tanya saya ke dia
“ Emang kenapa?” ucapnya balas pesan saya.
“ Ohh… nggak apa-apa. Berarti bir pletok = bir oplosan,” tulisku lagi yang kedua kali untuk meyakinkan jawaban tersebut.
“Ya ..iyalah. Goblok, ah !” tegasnya (merasa sok pandai)

Lagi-lagi saya merasa bodoh, sudah tahu bir pletok sama dengan bir oplosan seperti yang saya duga. Kenapa saya meski tanya lagi ke dia (Melly),” ucapku kesal dalam hati. Pheww.

Aha ! Saya lupa, kebenaran di satu tempat tinggal saya ada orang Betawi. Dia bernama Achmad Taufik. Untuk meyakinkan bir pletok adalah bir oplosan, guna sedikit sombong untuk kasih jawaban secara detail ke Lolly, maka segera saya tanyakan ke teman saya itu.

“Opik (panggilan akrabnya), bir pletok sama dengan bir oplosan, nggak ?” ucap saya bertanya

“ Wah, beda! bir pletok itu nggak mabok,” terangnya (sambil tertawa memberi penjelasan ke saya)

“(Sedikit saya mendengarnya tercengang. Dalam hati saya, untung saya belum balas komentar Lolly, kalau bir pletok itu adalah bir oplosan) Jadi, beda bir pletok sama bir oplosan,” tegas saya

“ Ya, iyalah. Bir pletok itu minuman khas Jakarta. Akan tetapi bir pletok tidak mengandung alkohol. Bir pletok itu terbuat dari sari jahe, gula, sari bunga dan akar-akaran,” ucapnya menerangkan .

Tapi bila loe minum bir pletok, pertama-tama badan loe terasa pedas, akan tetapi selanjutnya badan akan terasa hangat,” lanjutnya.

Bersyukurlah teman saya (Melly) yang pandai itu tidak ikut mengomentari pesan di dinding saya. Coba seandainya dia ikut komentar di dinding FB saya, dan mengatakan kalau “bir pletok adalah bir oplosan”. Wah, bisa-bisa si Lolly ketawa ngakak dan menulis di dinding saya lagi.“Ini lagi teman loe (Melly) paling Goblok, masa BIR PLETOK sama saja dengan BIR OPLOSAN!

Meminjam istilah cendikiawan dulu : Kami berpikir, maka kami ada. Itulah Orang-Orang Condet

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Bom Kuningan, Moment Security untuk Profesional KPK Patut juga Geledah Institusi Pers

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


SAVE PALESTINA


FREE PALESTINE | CONDEMN ISRAELI OCCUPATION


Maret 2010
S S R K J S M
    Apr »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Top Rated

Blog Stats

  • 12,410 hits

Tuker Link

Link to us, we did link you back :

Kolom blog tutorial

Kolom blog tutorial

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Pembaca Blog-Ku

      

Heru Lianto       

Chatt With Me

                   

Save Gaza


%d blogger menyukai ini: